• Space

Produktif selama #WorkFromHome: Jangan pakai piyama?

  • ⌖ 2020-03-23
  • ⌖ Marcomm NAP Info

Merebaknya virus Corona di sejumlah daerah di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir membuat pemerintah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, khususnya yang melibatkan interaksi langsung dengan banyak orang. Perusahaan-perusahaan bahkan diminta untuk menghentikan sementara kegiatan perkantoran dalam rangka menghambat penularan virus tersebut, sehingga para karyawan pun diminta untuk sementara waktu bekerja dari rumah (work from home).


Sejumlah tagar bermunculan di media sosial menanggapi hal ini. Kalangan yang beraktivitas di rumah ramai-ramai memajang post #dirumahaja, sementara mereka yang mau tak mau terpaksa bekerja di kantor karena tuntutan profesi memakai tagar #guengantor. Kamu sendiri, tim yang mana?

Bekerja dari rumah memang nyaman, tapi kalau nggak hati-hati bisa kebablasan. Diam di rumah seharian kerap kali membuat sebagian orang terlalu santai atau justru tidak bersemangat. Nah, kalau kamu kebetulan harus bekerja dalam minggu-minggu ini, kami punya sedikit tips supaya kamu nggak hilang produktivitas selama WFH!

 

  1. Berpakaian rapi. Tantangan bekerja di rumah adalah tetap produktif di tengah atmosfer rumah yang cenderung lebih santai dan fleksibel. Sebagian orang kesulitan untuk tetap disiplin saat bekerja dari rumah, sehingga kinerjanya pun sedikit banyak terpengaruh. Tujuan berpakaian rapi di rumah ialah supaya kamu bisa menempatkan batasan yang jelas antara waktu kerja dengan waktu bersantai atau melakukan pekerjaan rumah lainnya. Ketika kamu tergoda untuk bersandar di sofa lebih lama dari yang seharusnya, baju kerjamu bisa menjadi wake-up call yang mengingatkanmu untuk kembali ke meja kerja, ketimbang jika kamu memakai daster atau piyama.
  2. Pertahankan jam kerja seperti di kantor. Bangunlah di waktu yang sama seperti pada hari-hari kerja lainnya, dan beraktivitaslah sesuai jam kerjamu yang biasa. Ini akan membuatmu mudah menentukan batasan untuk memulai dan menyelesaikan pekerjaan di hari tersebut. Gunakan aplikasi time tracking untuk semakin memudahkan kamu mempertahankan jadwal kerjamu dan menilai kemajuan pekerjamu sepanjang hari.
  3. Siapkan spot khusus untuk bekerja. Tidak perlu satu ruangan khusus, yang penting kamu punya satu lokasi tetap untuk bekerja sehari-hari. Misalnya, sebuah meja yang dekat dengan stop kontak dan punya penerangan yang cukup. Dibanding di atas kasur atau di meja makan, bekerja di meja kerjamu sendiri akan menolongmu lebih mudah fokus dan mendisiplinkan diri.
  4. Keluar rumah (sesekali saja!). Bekerja di rumah lama kelamaan mungkin membuatmu bosan dan jenuh, jadi carilah sedikit matahari dan udara segar di luar rumah. Memang akan lebih sulit di masa seperti saat ini di mana keluar rumah merupakan hal yang tidak dianjurkan. Karena itu, kamu sebaiknya berjalan di area sekitar rumah dengan tetap menghindari kerumunan, dan jangan lupa mandi setelah pulang. Berjalan-jalan akan menolong kamu mengganti suasana, bahkan membantu tubuhmu lebih rileks setelah seharian duduk di depan laptop.

 

Selain menerapkan tips di atas ini, jangan lupa juga untuk rajin cuci tangan dan tetap lakukan social distancing ya! Kalau terpaksa berada satu ruangan dengan orang lain, jaga jarak minimal 1 meter. Lebih baik lagi, isolasi diri di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus Corona, supaya diri sendiri dan orang lain di sekitar terhindar dari kemungkinan terburuk. Lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik rest in home daripada rest in peace, kan?

 

Sumber: GabySpartz via Twitter